Senin, 18 Juni 2012

Jangan Takut Nonton Film LGBTIQ!

Kampanye "Keberagaman Seksualitas" lewat ini saya bilang "berhasil". Selain komunitas LGBT yang menonton film ini, ternyata masyarakat umum dari berbagai komunitas banyak juga yang hadir!



Setelah peristiwa Q-Film-Festival 2010 yang sempat diancam dan dihentikan oleh Forum Ummat Islam DIY, (meskipun kita diam-diam pindah tempat hehehe_) ada beberapa orang yang semangatnya menjadi menurun juga merasa takut dan khawatir untuk berbagi sekaligus menonton film - film seru itu! Bisa di buktikan Q! Film Festival 2012 beberapa bulan lalu sangat sepi penonton... mungkin karena publikasi dan kerjasama dengan komunitas lokal kurang terbangun,,, jadi ya gak ada yang nonton alias kampanye yang "MUBADZIR". 

Setahu saya selama saya ikut menyelanggarakan Q!Film Festival dari yang judulnya "Traveling to Jogja" sampai Jogja punya Q!FF (Q! Film Festival Jogja) sendiri, kita punya tujuan yang sangat 'mulia' yaitu kampanye LGBTIQ melalui media film. Dengan film-film yang diputar kita dapat menunjukkan bahwa komunitas LGBTIQ itu memang ada di sekitar kehidupan ini, mempunyai hak yang sama dengan masyarakat umum, dan punya cerita-cerita yang sangat beragam, dari cerita sedih, asmara sampai cerita bahagia... 





Pertengahan Mei kawan saya Nino mengajak saya untuk mengadakan nobar film "Sanubari-Jakarta". Kebetulan kru dari film itu akan melakukan road show. Kesepakatan diambil dengan melibatkan Ithonk aktifis isu aborsi aman dari SAMSARA, Fairy aktifis advokasi komunitas dari PKBI DIY dan Nocky seorang kawan yang sedang semangatnya berkampanye 'anti bullying' melalui media dengan "@SaveDiversity" nya. Saya menusulkan melibatkan Save Diversity karena saya sudah melihat sepak terjangnya yang lumayan 'keren', sangat inisiatif dengan tidak hanya omdo dan hanya mementingkan citra diri. Selain Save Diversity kita juga mengajak gabung kawan-kawan "PeaceGen!: yang memang sudah tidak diragukan performen kerjanya. 

Beberapa kali rapat acara dan strategi keamanan yang dikomandani Ema PeaceGen yang sebetulnya juga ketua JamGaman (jaringan Ham dan Keberagaman) Sanubari Jakarta akhirnya diroadshowkan ke Jogja pada 15 Juni 2012, bertempat di LIP Sagan Joga (di mana Q!FFest 2010 dibubarkan kaum berjubah itu..... meskipun diam-diam kita pindah vennue...hehehe) rasa sedikit tegang tentu masih ada namun karena perencanaan dan strategi keamanan kita bahas serius yah sedikit terpinggirkanlah sitegang tadi... penonton screening sore tak sebanyak malam karena ada diskusi dengan artis dan kru... acara berakhir pukul 23.00.... kami lega karena aman tanpa ancaman.... dan banyak komentar "suka" film nya! ....   Thanx God!





masyarakat dari berbagai kelompok sangat antusias menonton

Dimas Harry 


ada juga media kampanye dari Zin sampai merchandise


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar